Sabtu, 09 Maret 2013

SAYA MENYERAH!



           Saya sedang duduk dengan mata yang takterlepas dari fotomu. Kemudian saya tersenyum, memutar ulang kenangan yang telah saya perjuangankan untuk mendapatkan secuil perhatian. Tanpa kamu pernah sadar apa yang telah saya lakukan.
      Sudah lama sekali rasanya saya melakukan ini: tersenyum sendirian ketika mengingat kejadian bersamamu, memotret senyummu diam-diam dan memutar ulang setiap malam, bahkan uring-uringan saat kamu tak pernah datang untuk berbincang dengan saya sebentar.
Atau merasakan ini: merindukan tanpa pernah dirindukan, melukiskan harapan tanpa pernah tahu kapan ada kepastian, sampai menunggu kedatangan seseorang yang takkan pernah datang.Rasanya lelah –tapi saya belum ingin menyerah. Entahlah, mungkin ini cinta dari seseorang yang tak mengerti apa itu cinta.
            Sampai saatnya, saya sadar bahwa kamu hanya menganggap saya teman.
            Hanya untuk hubungan pertemanan.
            Tak lebih.
         Kemudian, ketika suatu hari saya sedang sendirian di dalam kamar, saya memikirkan ini: untuk apa perjuangan yang selama ini saya lakukan jika selalu berbalas pengabaian? Untuk apa saya melukiskan harapan jika dengan mudah kamu mengucapkan kata perpisahan? Jadi...untuk apa saya mengharapkan seseorang yang tak pernah memberikan harapan kepastian?
      Sejak saat itu, saya menyadari satu hal: kamu tak pantas saya perjuangankan. Jika hanya berbalaskan pengabaian dan berakhir hanya dengan pertemanan, saya rasa perjuangan saya percuma. Sebelum saya terlambat, saya akan menghapuskan perasaan dan belajar meninggalkan.
         Mungkin ini gila –menghapus perasaan yang telah berkarat memang tak mudah, tapi saya hanya tak ingin waktu saya terbuang untuk seseorang yang tak pernah menghargai segala perhatian dari seseorang yang memberikan rasa sayang. Menyesalah, Sayang. Saat saya pergi, kamu takkan pernah saya terima lagi bahkan untuk sekedar kembali. Saya sudah lelah. Sudah sangat lelah berjuang sendirian. Dan selalu berakhir pengabaian.
            Selamat tinggal, Perjuangan!:’)

07-03-2013



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Sumber : http://kolombloggratis.blogspot.com/2011/03/tips-cara-supaya-artikel-blog-tidak.html#ixzz2NEfURgcc